Bella 40

990 Kata

Sepanjang perjalanan, aku nggak berani bersuara sama sekali. Aku memilih menutup mulut, sambil berdoa dalam hati agar tak sampai mati muda hari ini juga. Bagaimana nggak berdoa, jika Pak Dika menjalankan mobilnya seperti kesetanan. Aku auto dzikiran dalam hati agar bisa pulang dengan selamat, kepelukan Mama tercintaku. Mau protes juga nggak bisa lagi, soalnya belum protes aja, aku langsung menelan saliva kelat saat melihat rahang keras dan cengkraman kuat Pak Dika di kemudi setir. Ya, Allah. Umur Intan belum genap 22 tahun loh. Masih kuliah dan belum kawin juga. Jadi, jangan panggil Intan dulu ya, Allah? Intan masih mau lulus kuliah dan ngejar karier dulu. Biar bisa bikin Mama bangga di depan orang sekomplek. Please, ya Allah. Please .... Aku terus merapalkan doa tersebut, agar Allah b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN