Friska lahiran

1460 Kata

"Assalamualaikum. Aura! Suami pulang?!" teriak Alif ketika membuka pintu lebar-lebar dan langsung berlari setelah membanting pintunya kembali dengan kasar. Toh, rumah sendiri. "Waalaikumsalam. Kenapa pulang basah-basahan begini, hah?!" Aura bertolak pinggang. Menatap Alif dengan horor. Bukan merasa takut. Alif nyengir lebar. Cepat-cepat mendekati istrinya dan memeluk wanita itu. Tentu saja Aura memberontak, dia ikut basah karena Alif tadi sepulang kantor emang sengaja mandi hujan. Kayak bocah memang. "Lepas, Lif! Aku basah, nih!" Aura memanyunkan bibirnya. Pelukan terurai, tetapi, tangan Alif masih melingkar manis di pinggang Aura. "Sayang ...," bisik sangat pelan. "Mumpung di luar hujan. Berbagi keringat seru, nih, kayaknya," lanjut Alif dengan bisikan. Setelahnya menggigit telinga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN