Emosi sesaat

1131 Kata

"ALIF! AURA!" "BUKA PINTUNYA?! MAMA SAMA MAMI UDAH TAHU KALIAN PULANG?!" Teriakan itu. Teriakan membuat sepasang suami istri itu menegang. Alif sampai menjatuhkan sendoknya ke piring. Serta mata menyorot Aura. Tak kalah jauh. Aura juga menatap Alif dengan tatapan memelas. Demi apa mereka pasti di ceramahin nantinya. Belum lagi tuh dua ibu-ibu minta cucu. Bisa hilangkan Aura dan Alif untuk sementara waktu nggak? "Lif," lirih Aura seperti merengek. Alif tergugu. Dia juga tidak tahu. Baru kemarin mereka pulang dan kenapa secepat ini orangtua mereka tahu. "AURA?! ALIF BUKA NGGAK SEBELUM KITA HANCURIN PINTU KALIAN INI?!" Sudah, tidak bisa mengelak lagi. Baik Aura dan Alif harus menghadapi ini sama-sama. Alif mulai berdiri. Berjalan tertatih, lukanya sudah mendingan tidak kayak semalam.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN