Semalam suntuk hujan turun membasahi bumi. Dan pagi ini masih tersisa hujan dari malam tadi. Tanah masih basah serta bunga-bunga dan dedaunan masih. Sisa hujan malam tadi masih menetes satu persatu dari genteng atas rumah. Beda dari biasanya, Aura sudah satu minggu ini cepat bangun pagi. Seusai sholat subuh dia langsung beberes rumah. Sementara Alif yang baru pulamg dari mesjid kembali memilih tidur. "Alif! Cepat bangun! Kalo udah bangun mandi sana! Ingat kan! Pagi ini kita ada kuliah, siang nanti kamu juga mau ke kantor!" Aura berteriak dari arah dapur. Tangannya sibuk mengaduk sesuatu di dalam wajan setengah gosong. Berapa hari ini juga, Alif selalu pulang hampir larut. Sepulang dari kantor, Alif juga menyempatkan untuk menjemput Aura yang dititipkan di rumah Mama Alif. Agar tidak sen

