Bukan waktunya

1467 Kata

Aura menyisir rambutnya sambil bergumam menyanyikan lagu tidak jelas. Matanya yang tadi sibuk menatap penampilannya dipantulan cermin. Kini beralih ke kalender di atas meja hiasnya. Mendadak gerakan tangannya menyisir rambutnya pun terhenti. Matanya terpaku menatap angka yang bulatin dengan tinta merah. Seharusnya di tanggal itu Aura sudah datang tamu bulanan. Namun, tanggal itu sudah lewat dan sekarang sudah mau masuk bulan baru. Refleks tangan Aura memegang perutnya. "Apa gue hamil?" gumamnya. Demi apa semenjak mengetahui Friska hamil dan melihat bagaimana tingkah sepupunya ketika hamil. Dia juga ingin merasakan. Tapi tidak diwaktu yang dekat ini. Dia belum benar-benar siap. Sibuk melamun seraya memegang perutnya. Aura tersentak saat pintu kamar di buka dengan kasar. Alif masuk terg

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN