Seperti malam biasa. Ketiga orang dalam rumah itu berkumpul di depan tv. Menonton sinetron yang akhir-akhir ini sangat di minati oleh Aura dan Friska. Alif mah ikut gabung di sana, karena mau jahilin Aura aja. Kayak sekarang contohnya. Laki-laki itu sibuk memilin jemari Aura. Meski berulang kali, Aura memperingati suaminya itu. Namun, Alif tetap keras kepala. Beralih ke jari. Alif menusuk-nusuk pipi Aura. Membuat wanita itu terusik. Untuk ke berapa kalinya. Aura berdecak kesal. "Alif, jangan nakal!" peringat wanita itu. Friska sedikit menoleh ke arah dua pasangan itu. Meski iri dalam hati. Sempat matanya dan mata Alif bertubrukan. Laki-laki itu tentu saja melayangkan tatapan tidak suka. Friska mendengus geli. Semenjak kejadian kemarin itu. Alif semakin sinis terhadapnya. Mungkin den

