Dari atas kereta gantung, Aura bisa melihat pemandangan dari atas situ. Aura sedari tadi tak melenturkan senyuman. Menatap ke bawah sesekali menatap ke kiri dan kanan. Sementara di depannya ada Alif senantiasa memotret pemandangan dari atas. Bosan memfoto pemandangan. Alif mengarahkan kameranya ke wajah Aura. Membidiknya. Beberapa kali Alif memotret Aura tanpa sepengetahuan wanita itu. Alif tersenyum kecil. Melihat foto Aura yang dia ambil dari samping. Terlihat semakin cantik saja istrinya itu. Ah, Alif akan mencetak foto ini nanti dan memajangnya di atas meja belajar. Atau meja kerjanya nanti. Puas naik kereta gantung. Aura dan Alif berjajan kuliner. Setelah kemarin berburu cokelat, mereka memilih mencari makanan halal di negara orang ini. "Kita ke mana lagi nih?" tanya Aura. Di tang

