Bab 57

2042 Kata

“Iyan, gue bosan,” ujarku merebahkan b****g di sampingnya lalu memeluk lengan Zayyan yang tengah membaca buku. “Mau ngabuburit?” Aku menganggukkan kepala. “Tapi kamu gak puasa.” “Gue PMS. Bukan sengaja. Ayolah!” desakku menarik-narik tangannya sampai Zayyan menegakkan tubuhnya. “Ok, tapi kamu harus ganti pakaian!” Gegas aku beranjak pergi. Tak masalah bila harus mengganti pakaian. Iya, cara Zayyan memintaku untuk berganti pakaian sudah merujuk pada pakaian yang syar’i, hanya saja karena panas aku tak mengenakan hijab. Hanya baju yang longgar lengan panjang dengan celana jeans panjang. Begitu selesai, aku kembali turun ke bawah menemui Zayyan yang tengah duduk di sofa. “Gue udah siap,” kataku padanya. Zayyan menoleh, matanya mendelik dari atas sampai bawah lalu menegakkan tubuh. Ger

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN