Lancar

2208 Kata

Arsya sebenarnya tidak menyangka proses memilih cincin akan terasa seperti menghadapi rapat penting. Ketika dua tamu yang ia tunggu akhirnya duduk di seberangnya dan membuka kotak beludru yang mereka bawa, meja kerjanya yang biasanya hanya dipenuhi dokumen proyek mendadak berubah seperti etalase kecil toko perhiasan. Di hadapan Arsya kini duduk seorang wanita bernama Evy dan seorang pria bernama Vincent. Keduanya datang dari Venus Jewelry, toko perhiasan milik Koh Rudi yang sudah lama menjadi langganan keluarga mamanya. Kotak beludru yang mereka bawa sebenarnya tidak terlalu besar. Namun ketika tutupnya dibuka, Arsya baru sadar isinya cukup banyak. Di dalamnya tersusun rapi sekitar dua puluh cincin. Semuanya berkilau halus di bawah lampu ruangan. Arsya langsung mengangkat alisnya sedi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN