Ke Kantor Abang

3513 Kata

Arsya bangun pukul sepuluh pagi setelah berhasil tidur mulai subuh tadi. Ia sempat terjaga beberapa kali di tengah malam karena efek jet lag, lalu benar - benar bisa tidur ketika sudah masuk waktu, bahkan dia yang membangunkan Arman. Alarm ponselnya berbunyi berlapis dengan selisih lima belas menit. Ia sengaja mengaturnya begitu. Kalau tidak dipaksa seperti itu, mungkin ia akan bablas tidur sampai sore. Alarm pertama berbunyi pukul sembilan lewat tiga puluh. Ia hanya meraba ponsel di meja samping tempat tidur, lalu mematikannya tanpa membuka mata. Alarm kedua berbunyi lima belas menit kemudian. Kali ini ia mengerang pelan dan membalikkan badan. Alarm ketiga akhirnya membuatnya benar - benar bangun. "Ya ampun..." gumamnya sambil duduk dan mengacak rambut. Kepalanya masih terasa sedikit b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN