Gadis pemilik bola mata biru, dengan kulit putih dan rambut panjangnya, tengah berada di depan laptop. Masih ada 30 menit sebelum jam kerja dimulai. Ia terlihat begitu fokus menyalin data dalam kertas yang ditemukannya di meja sang bos, ke dalam laptop. Kali ini, inilah satu-satunya pilihan yang tepat menurut gadis itu. Ia tak sedikitpun mengalihkan perhatiannya dari layar laptop sampai ponselnya bergetar. "Darren?" Buru-buru Olivia menerima panggilan itu karena takut ada masalah baru yang ia hadapi. "Hallo, Darren? Ada apa?" "Kau di mana?" "Di kantor, kenapa?" "Sepertinya kita harus bicara hari ini. Ada sesuatu yang ingin ku sampaikan padamu." "Tapi, aku sebentar lagi harus bekerja, bagaimana kalau kita ketemu nanti sore. Bisa kah?" "Oliv, dengar aku. Temui aku di lokasi yang aku

