Jam dua dini hari di sebuah rumah sederhana, tanpa perabot mahal dan hiasan seadanya. Barang-barang terlihat bersebaran. Seolah baru saja ada topan yang menyerbu rumah. Menerbangkan barang-barang ke segala penjuru, membuat nya jadi porak poranda. Tidak ada satu pun yang luput dari amukannya. Mulai dari ruang tamu hingga kamar mandi, semua sama, tidak lagi berada di tempatnya. Kevin berjalan hati-hati, menyusuri lautan barang yang bergelimpangan di lantai. Kepalanya menggeleng, tidak habis pikir dengan semua barang yang berserak di lantai. Bahkan isi kulkas yang yang hanya ada beberapa sayur dan buah pun keluar dari tempatnya. Piring-piring plastik dan seng di dapur di buang ke lantai. Kompor juga bergeser tempat. Selesai melihat seisi rumah yang berantakan, ia kembali ke depan. Sedangka

