Matahari sore memancar hangat. Menyinari setiap sudut rumah berbentuk sederhana yang terlihat mulai kotor. Daun-daun kering bercampur sampah plastik berserakan begitu saja di halaman rumah. Menambah kesan jika rumah itu telah di tinggalkan berhari-hari, tanpa penghuni. Zizi tahu, jika Kevin hanya mampir ke rumahnya ketika malam hari tiba, setelah ia pulag kerja, mengintai seseorang yang menguntit dirinya. Tapi hingga hari ke tiga, penguntit itu tidak pernah lagi singgah di rumah kosong. Dan di pagi harinya, Kevin memilih pulang ke rumah orang tuanya sebelum ia berangkat kerja. Hari ini adalah saatnya bagi Zizi pulang ke rumahnya, meninggalkan kehidupan mewah milik Kevin. Kembali ke kehidupan sederhananya. Bibir Zizi mengurai senyum cantik tatkala melihat seorang wanita paruh baya tinggi

