31. Menjenguk

1850 Kata

"Kevin..." Zizi memecah keheningan di antara mereka. "Hmmm....." Jawab Kevin ogah-ogahan. Matanya fokus menatap layar ponsel di tangannya.  "Kevin, jangan diem aja dong, jawab aku! Aku minta maaf. Tadi udah nggak sopan, pegang pegang tangan mu tanpa izin" ucap Zizi. Dan ia dongkol karena Kevin tidak meresponnya, hanya diam, malah asik membalas chat. Zizi yang merasa di abaikan, ia lantas berdiri di hadapan Kevin. Sebelum Kevin bertanya apa yang mau di lakukan Zizi. Perempuan itu sudah terlebih dulu mengulurkan kedua tangan nya ke wajah Kevin. Lalu tanpa permisi jari-jari Zizi saling menarik pipi Kevin, ke samping kanan dan kiri. Sehingga mau tidak mau, bibir Kevin pun ikut tertarik ke samping. Seperti sedang tertawa. "Nah gini nih. Senyum…" Ucap Zizi sambil tertawa tawa kegirangan. "Zi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN