Emosi (18+)

1063 Kata

Warning 18+ Buat bocah minggir dulu ya, Gaees ________________________ Celia duduk manis di sofa ruang kerja Thomas ketika El masuk. Di samping wanita itu ada Willi Pratama—ayah Celia. Thomas duduk di sofa sisi lainnya. Mereka semua kontan menoleh begitu El menampakan diri. "El, kamu sudah datang. Duduklah," pinta Thomas menunjuk single seater sofa lainnya. Senyumnya teramat lebar, tidak seperti biasanya. "Selamat siang, Pak Willi," sapa El sebelum beranjak duduk. "Siang, El. Kamu makin tampan saja," puji Willi. Wajahnya tampak ramah seperti biasanya. "Kentara sekali dia itu cetakanku bukan?" Thomas tertawa penuh percaya diri. "Ya, kamu benar, Thom." "Jadi, ada apa aku dipanggil ke sini? Sebentar lagi aku akan ada meeting di luar." El menengok pergelangan tangannya pura-pura

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN