'Hal yang paling menyakitkan adalah ketika mencintai, tetapi tak bisa mengungkapkannya. Memilih pergi bukan karena menyerah. Namun, melindungi hati agar tidak terluka parah,' ---------------------- Hanum menatap kosong ke luar jendela rumah sakit. Raganya di sini bersama Adrian yang masih terbaring koma, tetapi hati dan pikirannya berkelana mencari jejak bayang Alex dan Neysa. Perlahan air matanya merembes ke pipi. Wanita itu lebih sering menangis sekarang. Keputusannya melepas Alex adalah hal terbodoh dan menyakitkan. Namun, berada di antara dua saudara dan membuat mereka bersitegang demi dirinya bukan sesuatu yang akan dipilih Hanum. Seburuk apa pun hubungan sebuah keluarga, saudara tetaplah saudara. Hanum tak ingin menjadi penyebab semakin rusaknya hubungan itu. Dia lebih memilih per

