akhirnya berkenalan.

445 Kata
Disekolah Putriku Viola Gunawan gadis manis, remaja 17 tahun sedang berdiri dekat gerbang sekolah bersama seorang temannya bernama Anisa, yaaa Anisa adalah sahabat baik putriku.  " Vi, maaf ibu terlambat, tadi agak macet" Kataku sambil tersenyum dan menyerahkan helm kepada putriku, sembari aku menyapa sahabat putriku yang sudah sejak tadi menemani putriku, Anisa adalah gadis yg baik dari keluarga yang cukup berada, dia membawa sepeda motor sendiri tapi karena arah rumah kami berlawanan jadi Anisa hanya menemani putriku sampai aku datang.  " Tidak apa-apa bu, aku belum lama menunggu " Sembari memakai helm dan naik ke sepeda motor, putriku melambaikan tangan ke arah sahabat baiknya, kami pun pulang..  Sampai dirumah, seperti biasa aku memasak dan makan malam bersama putriku setelah mandi.  Esok harinya,,,,,  Aku mengantar putriku kesekolah dan akupun berangkat kerja seperti biasa, ditengah jalan sepeda motorku tiba-tiba macet, bensin penuh saat ku lihat di spido, karena tidak tau apa-apa untuk membetulkan sepeda motor, akhirnya aku memutuskan untuk mendorongnya sambil mencari bengkel,  Tiiiiiiiit  Tiii8iit   Tiiiiiiiiiit suara klakson mobil dibelakangku membuatku heran, pasalnya aku mendorong sepeda motorku dipinggir, dan apa masalah mobil itu???  Turunlah si pemilik mobil,  Deg,,,,, pria tampan yang menolongku kemarin adalah si pemilik mobil, dia menghampiriku dan bertanya apa ada masalah sehingga aku mendorong sepeda motorku, aku menjelaskan yang terjadi dan dia menelpon seseorang untuk membawa motorku kebengkel, 15 menit berlalu orang itu datang, yaaa orang itu adalah riko Wijaya asisten pribadi bapak anant atmaja bosku di kantor, setelah riko membawa sepeda motorku, pria si pemilik mobil menawariku untuk menumpang di mobilnya,  " Ikutlah bersamaku, aku akan mengantarmu ke kantor" Katanya sambil membuka pintu mobil,  Aku yang tidak punya pilihan lain dari pada harus terlambat akhirnya memutuskan masuk kedalam mobil.  " Maaf merepotkan" Kataku sambil tersenyum kepadanya,  " Aku adryan danu atmaja, kemarin aku lupa memperkenalkan diri" Katanya sambil memasang sabuk pengamanan,  "Oh ya, saya fira arsinta pak" Jawabku singkat sungkan takut salah bicara karena tau dia anak bos dikantor tempat aku bekerja,  "Panggil saja adryan, aku belum setua itu kan? " Dia mencoba mencairkan suasana,  " Apa tidak apa-apa aku memanggilmu begitu? " Tanyaku heran  " Tak apa, kau panggil aku adryan dan aku memanggilmu fira, bagaimana? " Tanyanya antusias Aku tersenyum setuju, mobil melaju dan sampailah di sebuah gedung tinggi tempat kami bekerja, ya aku bawahan dan dia anak dari pemilik kantor ini.  Sampai diparkiran aku segera turun, dan mengucapkan terimakasih, yang tadinya aku kira dia akan memarkirkan mobilnya, ternyata tidak, dia memundurkan mobilnya dan melaju menjauh dari area kantor, entah akan kemana dia pergi.  Tak ambil pusing akupun masuk ke lobby kantor dan segera menuju lantai 4 gedung tempatku bekerja.  Support karyaku ya, dan mohon maaf jika ada salah penulisan
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN