Esokan harinya,
Adryan tebangun karena tidur di sofa rumah sakit sangat tidak enak.
Dia melihat ke arah Viola yang mencoba untuk bangun, Adryan mendekati istri kecilnya itu,
" Bukankah kita akan pulang? " Tanya Viola
" Tentu, hari ini kau sudah bisa pulang. " Jawab adryan .
Tepat jam 08.00 pagi Adryan dan Viola sudah berada dalam mobil,
Adryan melajukan mobilnya menuju rumah Fira.
Setelah sampai, ternyata Fira sudah berada didepan rumahnya menyambut kedatangan putri dan menantu yang sangat dicintainya itu,
" Kalian sudah pulang, aku baru akan berangkat kerumah sakit" Ucap Fira mencoba tegar.
" Iya bu, aku tidak betah dirumah sakit" Jawab Viola.
" Aku akan membawa Viola untuk tinggal bersamaku, karena sekarang dia istriku, tanggung jawabku " Ucap Adryan,
" Aku membawanya kemari untuk berpamitan denganmu" Ucap Adryan lagi yang langsung membuat remuk hati Fira kekasihnya yang sekarang sudah menjadi ibu mertuanya.
Fira tidak menjawab apapun
" Aku akan tinggal bersama ibu saja " Ucap Viola menyela percakapan mereka.
" Tidak sayang, suamimu benar, kau harus tinggal bersamanya" Ucap Fira setegar batu karang.
Adryan masih sangat mencintai Fira, namun tanggung jawabnya saat ini adalah gadis kecil berusia 17 tahun itu, gadis yang sedang hamil dan entah siapa ayah dalam kandungan istrinya itu.
Setelah mendapatkan ijin dari Fira, Adryan membawa Viola kerumahnya. Yaaa kerumah mewahnya.
Fira menatap sendu kepergian mereka, sedikit menyesali keputusannya, meminta Kekasih tampannya untuk menikahi putrinya.
Rumah Adryan Danu Atmaja
Sesampainya mobil Adryan dirumahnya, Viola menatap takjub, rumah Adryan sangat besar, pilar-pilar besar menghiasi rumahnya yang berdiri kokoh, bahkan Fira, ibu kandungnya belum pernah diajak kerumah seorang Adryan, sungguh beruntung dirinya, dalam hati Viola.
" Adryan pria tampan, mapan, dan bertubuh gagah, kurang apalagi dari seorang Adryan, " Batin Viola
Setelah turun dari mobil, Adryan memerintahkan pembantunya untuk mengantar Viola ke kamarnya,
Viola tidak membawa barang apapun kerumah Adryan, karena memang Adryan sudah menyiapkan semua keperluan Viola di rumahnya.
Setelah masuk kedalam kamar, Viola segera mandi, setelah mandi viola berbaring ditempat tidur, dan akhirnya tertidur pulas.
Support terus ceritaku maaf kalau ada typo dimana-mana.