BAB - 49

2716 Kata

         Melihat-lihat tiap sisi rumah saya. Terbayang bagaimana banyaknya kenangan di rumah ini bersama dengan kedua orang tua saya. Dari sewaktu saya SD kena pukul oleh bapak kalau selalu berantem dan kena marah ibu kalau saya tidak mengerjakan pr. Di sini. Di kamar ini saya kena gebuk rotan sama bapak. Badan saya habis disiksa sama bapak. Bapak memang mendidik saya dengan keras karena beliau orang yang tegas tapi saya tidak membenci apa yang dia lakukan kepada saya. Didikannya itu yang membuat saya kuat. Saya tersenyum miris. Sedih juga iya. Saya melihat bayangan bapak yang sedang memukuli saya di kamar ini dan saya yang Roma kecil itu meringkuk sambil berteriak minta ampun kepada bapak untuk menghentikan pukulannya yang terasa pedih itu. Dan ibu di situ melindungi saya. Duduk di sampin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN