Kita ingat-ingat saja dulu bagaimana saya pada masanya berada yang paling terbelakang. Tidak pernah terlihat atau bahkan tidak dianggap keberadaannya. Bagaimana orang memandang saya? Ya jelas seperti yang dikatakan; hanya dipandang sebelah mata saja. Dulu saya terlihat yaa memang anak nakal yang bodoh namun sekarang lihatlah bagaimana orang melihat saya ketika saya turun dari mobil mewah saya bersama kedua teman saya tapi tetap yang menarik perhatian mereka itu adalah saya. Terutama perempuan-perempuan, banyak yang melirik saya dengan senyum malu dan ada juga senyuman yang menggoda. Bang Arif berbisik kepada saya, "gue bilang juga apa. Cewek-cewek pada lagi berusaha menarik perhatian Lo." Saya tersenyum tipis. Kemudian kita bertiga meninggalkan tempat parkiran mobil. Saya tidak terlalu ter

