Author POV- Satu minggu, tujuh hari, seratus enam puluh delapan jam, sepuluh ribu delapan puluh menit dan enam ratus empat delapan ratus detik. Adya tak bertemu dengan wanitanya. Tak mendengar suara indahnya, tak melihat wajah cantiknya. Tak merasakan sentuhan lembutnya. Adya merindukan wanitanya, dia merindukan rajukan Anya saat ingin meminta sesuatu, Adya merindukan kasih sayang Anya. Dia merindukan semua yang ada di diri wanitanya. Dan selama seminggu ini dia merasa seperti separuh jiwanya hilang, dia merasa setengah nyawanya hilang. Adya makan hanya jika Mama Zara menyuapinya, jika tidak, dia tidak menyentuh makanan itu. "Kak? Mama ke toko sebentar yaa, kamu gapapakan sendiri?" Adya mengangguk. "Gapapa Ma." jawabnya dengan mata yang fokus ke depan layar televisi. Mama

