Benda pipih, panjang dan berwarna putih ini sudah berada di tangan Anya. Dengan sedikit gemetar dia mencoba untuk memberanikan dirinya. Tanpa ada orang yang tahu dia sudah membelinya sejak kemarin. Sudah tiga minggu masalah ini terjadi, hanya Ucup dan Taralah yang tahu, dan satu lagi. Nichole. Dia sudah tahu semuanya karena Tara dan Ucup yang menghajarnya habis-habisan. Nichole berjanji akan bertanggung jawab jika hal yang mereka tidak inginkan terjadi. Nichole selalu minta maaf jika setiap bertemu dengan Anya. Dia sangat bersalah terlebih dengan Adya, dan hingga sekarang Nichole tidak berani menemui Adya. Pikiran Anya sudah tidak menentu, bagaimana kalau hasilnya positif? Bagaimana dia harus berbicara pada orangtuanya? Bagaimana dengan masa depannya? Bagaimana jika tiba-tiba

