PART 13| PETUNJUK DARI SANG TAGHAYUL.
Suara panggilan itu semakin jelas. Perlahan mendekati Morgan yang sedang deg-degan. Suara itu persis seperti suara seorang wanita yang sangat serak. Tak lama suara itu berhenti lekas sebuah sosok muncul di depan Morgan. Morgan tentunya berteriak ketakutan dan memejamkan matanya .
“Wahai’ kenapa kamu terlalu takut begitu’ heh? Sosok itu bertanya jengkel. Morgan tetap bisu tak mau menjawab.
“Ku harap kau tidak terlalu takut seperti itu. Aku bukan orang jahat atau mahluk yang ingin menyakiti mu! Tapi hendaknya’ aku melaksanakan perintah dan memang sudah kewajiban ku menyelamatkan mu! Aku akan membantumu. Lagi-lagi sosok mahluk itu berbicara dengan suara lembut bagaikan iringan air mengalir sembari angin sepoi-sepoi yang ikut bernyanyi.
Perlahan Morgan membuka matanya tersentuh dengan perkataan sosok mahluk itu. “Jadi siapa kau? Siapa nama mu? Dengan suara bergetar dan jemari yang tadinya bergetar dan di kepal Morgan menatap mahluk itu dengan serius.”Ohw..baiklah aku akan memberitahukan siapa diri ku sebenarnya. Aku seorang Taghayul yang menjaga hutan ini. Namaku Ellie! Senang bertemu dengan mu’ wahai pangeran! Ellie si sosok Taghayul menatap Morgan dengan senyum di bibirnya.
Glek,” Ehh...?? Taghayul? Benarkah kau itu seorang Taghayul? Aku minta maaf kepada mu atas ketidak sopanan ku! Morgan spontan sujud kepada Ellie sosok Taghayul.
“Seorang Pangeran di lahirkan bukan untuk di siksa atau di tekan. Melainkan untuk pemimpin Kerajaan ayahnya yang selanjutnya, bukan begitu Morgan? Ellie mulai bersandar di sebatang pohon berwujud tubuh manusia. Morgan tersentak kaget dan beranjak mendekati Ellie dan tau apa arti kalimat Ellie.
“Wait. Jadi apa kau tau aku siapa? Dan bukankah seorang Taghayul tidak mau bergabung kepada manusia? Dan bukankah sosok Taghayul itu seperti hantu atau mahluk gaib’ semacamnya? Morgan semakin tidak percaya bahwa Ellie seorang Taghayul yang dia yakin Taghayul adalah sosok yang tidak punya kaki dan hanya bisa di lihat manusia jika punya indra ke-enam.
“Hahahahhaa...! Taghayul adalah bukan sosok yang sama dengan hantu, jin, mahluk gaib dan yang lainnya! Kami Taghayul yang hanya tersisa aku di katakan special karena kami, bisa berganti wujud menjadi manusia! Tapi bukan seterusnya! Dan jangan katakan bahwa kami jahatdan tidak mau bergabung dengan manusia! Kami sudah di takdirkan menyerang orang yang jahat seperti pamanmu itu! Tapi, sebelumnya apa Ayah mu Jery tidak pernah bercerita seperti apa dunia dan kehidupan Taghayul? Ellie berhenti tertawa dan menatap tajam Morgan.
“Tidak! Ayah ku sudah dan juga ibu ku saat aku masih kecil dan aku hidup bersama Paman Cisen! Jelas Morgan sedikit sedih wajah buram. “Dan aku hanya bisa mengenal nya lewat foto di kerajaan ! Sudah jangan bahas hal itu lagi! Tegor Morgan.
“Kau tidak boleh melarang ku menyakan hal tentang orang tuamu! Tapi aku akan menanyakan sesuatu padamu! “Apa kau tau penyebab kematian orang tuamu dan juga siapa yang melakukan nya? Ellie dengan mata bulat berwarna hijau yang sangat bersih dengan misterius.
“Tidak! Morgan balas jawab tidak tertarik. “Aku akan menceritakan nya jika kau mau. Dan ketika kau tau kebenaran yang sebenarnya kau akan membunuh orang yang sangta dekat padamu! Namun, di bunuh bukan pakai s*****a tapi memakai mantra benda miliki nya! Kembali Morgan mulai serius dan dengan mulut menganga.
‘Kerajaan Zier dulu mengalami kerisuhan yang menyebabkan nyawa para pemimpin Kerajaan yang dipimpin Thour, ayah dari Raja Joy. Saat pemerintahan Thour lahir dua kerajaan yang satu di arah selatan bernama Kerajaan Calfor yang di bangun Thour bagi Putrinya Juliet dan satu lagi di utara Kerajaan Zier yang di berikan Thour kepada Joy putranya. Saat pembagian itu Thou juga memberikan harta dan benda ajaib kepada Juliet dan Joy.
Joy yang pada saat itu akan memberikan benda itu kepada Jery ayahmu yang sudah menikah dan ibu mu melahirkan mu yaitu putra sulung lah yang patut memiliki nya jika tidak lebih dari satu. Cisen yang sanhat dengki dan iri tidak mau benda itu di wariskan pada kakak nya. Cisen membunuh kakak nya pada malam hari dan mendesak agar Joy memberikan benda itu padanya. Joy marah besar dan menolak besar.
Joy segera melaporkan nya kepada Thour dan juga Juliet. Mereka sah agar pagi nya segera melakukan perlawanan. Karena Cisen berhasil mencuri benda tersebut dengan trik. Malangnya,karena Cisen terlalu pintar di bagian trik semua raja dan ratu mati. Peter yang waktu itu ikut bersama kakak nya Owen yang mati akibat Cisen juga. Juliet segera memberikan pesan kepada Peter yang sudah sekarat agar benda milik Juliet di berikan kepada Peter dan dia segera menghilang kembali ke Kerajaan Calfor dan menyimpan benda tersebut di bangunan yang sangat indah. Dan ada alasan Peter hanya memiliki satu anak yaitu Avril putrinya agar tidak terjadi seperti yang dulu!
Jadi apa kau tau apa penyebab orang tuamu mati? Ellie mengangkat sebelah alisnya. Morgan termangu dan merasa geram bercampur sedih dan marah. “Yeahh, jadi Ellie apa yang akan kau rencanakan untuk bisa membantuku? Morgan kembali tegar melupakan nya dari pikirang yang paling dalam namun di hati nya dia ingin menelan bulat-bulat Cisen si b******k itu.
“Kau harus pergi ke Kerajaan Calfor’ Paman mu Peter dan katakan kau siapa! Kau akan ku antarkan ke sana sampai ke tujuan. Dan satu yang harus ku katakan padamu jangan pernah mencuri salah satu benda apapun dari sana! Ellie menyarankan Morgan dan mulai berjalan menuju arah Selatan. Morgan yang mengangguk tanda mengerti di belakang Ellie menyusul.
“Hei’ Ellie tunggu! Apa kau tidak bisa mengeluarkan makanan? Aku sangat lapar,..! Morgan mengeluh.” Hei’ ingat aku tidak bisa melakukan semuanya! Taghayul bukan sama seperti ‘Aladdin’ yang bisa mengabulkan seluruh keinginan orang dengan terbatas! Apa kau belum mengerti, apa yang ku jelaskan tentang Taghayul? Tadi kau telah mengangguk paham’ malah sekarang menjadi ribet, kacau balau! Ellie membentak Morgan dan mengomel.
“ Kalau kau lapar’ yah cari makanan mu di hutan ini! Cari seperti buahan liar yang pantas di makan tanpa mengandung racun yang bisa mematikan! Ellie menghampiri sebuah pohon yang berbuah lebat. Persis nya itu buah mangga. “Hei’ ini bagian mu! Jangan terlalu mendesak jika kau meminta sesuatu! Morgan menangkap buah mangga yang terjatuh dan memakannya di perjalanan.