Bab. 8 Garis dua?

1053 Kata

Hancur berkeping-keping! Sakit mendadak. Mati mendadak, dunia serasa berhenti berputar. Hati sudah tidak tahu lagi di mana letaknya. Itulah yang kini dirasakan oleh Atul, sang kanjeng ibunya Nela. Nela pingsan tadinya, lalu buru-buru di bawa ke puskesmas. Di sana Nela dinyatakan darah rendah. Begitulah kata petugas medis di puskesmas sana. Namun, setelah Nela sadar, Arnelo pun datang sendiri tidak bersama sang Ayah. Memasuki ruangan sang adik terlaknatnya sekaligus tercintanya. Dengan menunduk memeluk kepala sang adik, Arnelo mencoba memberi semangat, hingga Nela berseru meminta ijin ke toilet namun malah pergi ke ruang KIA atau kesehatan ibu dan anak. Seketika melihat dua garis merah melintang di tengah-tengah benda pipih kecil nan panjang di tangannya yang beberapa saat tadi dokter be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN