Bab 39

869 Kata

*** Malam ini, Sofia memilih memakan junkfood untuk mengisi perutnya yang kelaparan. Dia susah payah membujuk Alvaro untuk mengendarai motornya ke KFC. Pria itu bersikeras melarang dirinya makan makanan cepat saji seperti itu. Tidak sehat, katanya. Tapi berkat puppy eyes nya, akhirnya Alvaro bukan lagi sebuah halangan. Mata coklatnya berbinar saat sang pramusaji mengantarkan crispy chiken di depan mejanya. Dia menyantapnya tanpa basa-basi. Seperti biasa, Alvaro hanya tersenyum memperhatikan cara makan gadisnya itu. Dia mengambil satu potong ayam dan memisahkan kulitnya. “Kamu nggak makan kulit ayam?” Tanya Sofia. Alvaro menggeleng. Kemudian memindahkan kulit ayam itu ke piring Sofia. “Buat kamu.” Di beri kulit ayam renyah seperti itu, Sofia tambah semrigah. “Kamu tau aja aku suka k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN