Aku merasa suasana menjadi berat setelah Asher mengatakan itu. Kami saling diam dengan penuh kecanggungan. Bahkan Sarah juga. "Yah, walaupun sudah bukan lagi." Asher menimpali ucapannya yang sebelumnya dengan senyum di bibirnya. Sepertinya Asher juga menyadari situasi canggung diantara kami saat ini. Aku sebenarnya masih penasaran dengan apa yang terjadi diantara mereka, tapi itu bukan urusanku. Dan aku tidak mau ikut campur. Lagipula, memangnya siapa aku sampai mereka harus memberitahu ku apa yang terjadi. Aku pasti akan terlihat menyebalkan di mata Asher. "Zee, Luca berkata jika kamu ingin mengerjakan tugas mu bersama dengan Asher makanya dia mengajakku kesini juga." Pandangan ku beralih pada Sarah, "Iya." Sarah mendengus, menggembungkan pipinya yang memang sudah tembam menjadi

