Aku mengganti pakaian ku menjadi seragam olahraga, setelah itu menyimpan pakaian ku sebelumnya kedalam loker. Aku menghampiri Melisa yang sedang membelikan air untuk ku dan dirinya. "Kamu sudah memikirkan mata pelajaran pilihan yang akan kamu ambil?" aku bertanya pada Melisa. Melisa menyodorkan botol air mineral padaku, aku pun mengambilnya. Kepala Melisa terangguk pelan, "Jurnalisme." ia tersenyum lalu melihat ku, "Kamu mengambil apa?" Melisa balik bertanya. Aku mendesah pelan, "Sebenarnya aku tidak terlalu minat dengan pelajaran pilihan, tapi sekolah kita mewajibkannya minimal harus mengikuti 1 pelajaran." keluh ku. Melisa mengangguk-anggukan kepalanya, tangannya mengusap pundak ku, "Tidak apa, pikirkan saja pelan-pelan, sudah berapa tahun kamu tidak mengambil mata pelajaran pilihan,

