BAB 102 -PESONA DI PERBATASAN-

2512 Kata

‘Aku pikir ini hanya sebuah mimpi, angan yang tak akan pernah menjadi nyata, bahkan aku mengira diriku menjadi gila. Tapi ... saat aku membuka mata, aku melihatnya. Wajahnya begitu dekat denganku, embusan napasnya mengenai kulitku, dan ... dia memelukku. Ini sungguh hangat, membuatku merasa nyaman. Wajah tampan nan rupawan, anggun seperti bunga teratai, dan dia juga memiliki kharisma kuat seperti bunga meihua di musim dingin. Ah ... dia sempurna, dia sungguh pria yang mampu menggetarkan hati setiap wanita. Aku mabuk kepayang, aku ... aku benar-benar jatuh dan bertekuk lutut di bawah kakinya sekarang. Ketampanannya mampu meleburkan dinding harga diriku, dan ... dan ... dan aku hanya menggantungkan mimpi pada dirinya saat ini. Oh Dewa ... anugerah macam apa ini?’ Elora yang sejak tadi hanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN