Frans meraba-raba ke sisi sampingnya. Tubuh hangat isterinya tidak ia rasakan. Setelan yakin tidak ada siapapun di sampingnya,.ia langsung duduk. Aroma bunga mimpi langsung ia cium. Jantung Frans berdesir. Kehadiran bunga itu pertanda jika ada seseorang yang secara sengaja membuatnya terlelap dan terjebak di dalam mimpi. "Diana!" panggil Frans membuka pintu kamar mandi. Tidak ada siapapun. Ia segera turun dan bertanya pada Ronny yang ada di dapur. Ternyata sejak pagi Ronny memang belum melihat Diana sama sekali. Ia memanggil semua pelayan Diana dari bangsa peri termasuk Felyx. Setelah dihitung ternyata pelayan Diana berkurang satu orang. "Kemana teman kalian yang satu?" tanya Frans panik. Ia merasakan firasat buruk. Semua pelayan langsung saling pandang. Felyx yang menyadari situasi

