Epilog

362 Kata

Selama tiga puluh tahun, rahasia itu menjadi harta berharga masyarakat sekitar Galunggung. Mereka apik menyulam, melipat, lalu memupuk semua misteri itu hingga besar dan makin banyak sampai tak satu pun informasi itu bocor. Dari generasi ke generasi, masyarakat Galunggung selalu setia menjaga apa yang sudah menjadi kepercayaan mereka. Melakoni, menjalankan, lalu mengulanginya lagi, terus-menerus hingga nanti. Tak ada satu pun korban yang selamat. Siapa pun yang datang, maka mereka akan mati. Itu sudah menjadi tradisi dan memang sudah seharusnya begitu. Satu kesalahan, dibayar nyawa, darah dibayar darah. Tukang karcis itu lalai menjalankan tugas. Ia mengemban apa yang tak seharusnya dia lakukan. Baehrani murka, sang Agung tak suka. Ia mengadili, menghakimi, lalu mengeksekusi dengan

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN