15.2

2052 Kata

Dua puluh ekor kambing, dan empat ekor kerbau terikat di tiang di balai desa. Wajah warga yang hadir muram menatap kambing-kambing itu. Pikiran mereka kacau. Entahlah, mereka tak yakin jika Baehrani akan menerima persembahan itu. Semua warga berbondong-bondong ke dalam hutan. Kali ini mereka tak perlu lagi ke atas kawah hanya untuk memberikan penumbalan. Pak Solihin menyarankan untuk membuat sebuah altar pengorbanan di dalam hutan. Mereka bekerja sama membangun sebuah tempat berukuran meja makan, dengan tinggi dua meter. Lebarnya cukup untuk menaruh empat puluh kepala kambing dan sembilan kepala kerbau. Itu adalah ide dari Pak Solihin setelah melihat bagaimana perjuangan warga untuk bisa naik ke kawah di atas sana. Untuk mengurangi tenaga yang terbuang sia-sia, akhirnya mereka semua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN