Alify sudah berada di tempat dimana ia dan Arka berjanji bertemu. Ia telah menunggu lumayan lama setelah selesai dengan urusannya sebelumnya. Matanya terus fokus ke sekelilingnya, waspada karena segala macam hal bisa terjadi. "Seperti biasa, lo selalu datang lebih dulu." Suara itu menyapa dari belakang tubuh Alify. Alify dengan sigap membalikan badannya sehingga langsung berhadapan dengan orang itu. "Bikin kaget." "Gue tadi bolos jam terakhir, jadi langsung kesini." Arka menganggukkan kepalanya. "Pantes." "Sekarang langsung aja deh, gue pengen lo cepet berenti ganggu temen-temen gue!" Ujar Alify dengan nada yang serius. "Gak semudah itu, Alify. Lo kira gue gak tau apa yang lo punya? Gimana kalau gue manfaatin dulu?" Tanya Arka dengan smirknya. "Maksud lo?" "Ayah lo kaya, pacar lo p

