Ingatan Masa Lalu

1749 Kata

Berjalan dari taman sampai rumah dengan kaki yang sakit, membuat darah itu merembes lagi. Perban yang dipasang oleh Satya, sekarang dipenuhi bercak darah yang membuatku takut. Kepalaku pusing sampai rasangya ingin menangis saat melihat darah itu. Aku takut, benar-benar takut dengan darah. “Dokter,” panggilku pada Dokter Vhir yang tengah mengeluarkan barang-barang dari mobil. Di dekatnya ada seorang gadis berjilbab yabf entah siapa. “Dis! Kamu kenapa?” Dokter Vhir segera berlari ke arahku dan menangkap tubuhku yang hampir jatuh karena lemas. “Dokter, kelapa Disty sakit,” ucapku sambil berpegangan ke lehernya saat Dokter Vhir mengangkat tubuhku. “Kamu dari mana, kenapa bisa sampai seperti ini?” Aku tidak menjawab, hanya menangis sambil menahan nyeri yang berdenyut di kaki. Dokter Vhir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN