Bab 47

1053 Kata

Belva duduk dengan gugup di hadapan Prasta, berulang kali ia melirik ke arah lain supaya matanya tidak bertatapan dengan mata pria itu yang tengah menatapnya. Perempuan itu kemudian beranjak dan memilih untuk bersih-bersih sisa pesta semalam, berjalan mondar-mandir dan pura-pura menyibukkan diri. “Semalam aku ke sini tapi sepertinya kau sudah tidur. Aku telfon juga tidak di angkat,” ujar Prasta memecah keheningan yang ada. Belva yang sedang mengelap meja menghentikan kegiatannya sejenak. “Itu...” “Kami hangover, Pras. Gara-gara nunggu kekasih yang entah datangnya kapan,” sahut Daska yang baru keluar dari dalam kamar mandi. Prasta menoleh ke arah kembarannya itu, kemudian kembali menatap kekasihnya. “Lain kali kalau tidak ada aku, jangan minum banyak-banyak,” ujar Prasta tersenyum tipis

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN