“Kita harus bicarakan hal ini dengan Prasta dan juga Daska. Mereka harus tahu yang sebenarnya, Bel,” ucap Jeva menatap perempuan yang duduk di atas tempat tidur. Perempuan itu masih menunduk sedih. Ia masih menggunakan pakaian yang di ganti oleh Jeva tadi. Tangannya mencengkeram kedua sisi bajunya, menyalurkan perasaan takut yang merayap dan merenggut keberaniannya tanpa sisa. Belva yang masih menunduk, menggeleng pelan. “Tidak bisa, Jev. Bagaimana aku mengatakan semua ini pada mereka? Hubungan mereka, hubunganku dengan Prasta dan juga hubunganmu dengan Daska. Semua itu akan menjadi rumit jika aku mengatakan hal ini pada Daska.” Perempuan itu bergetar ketakutan. Ia takut jika semua orang berakhir hancur karenanya. “Tapi sampai kapan kau akan menyembunyikan hal ini? Kau akan menyakiti dir

