Dokter yang Mengobati Hatiku -Bab 1
Bab 1 Penyembuhan Rasa Sakit
_______________________________
Setelah Rania medapat panggilan nomor antrian ia memasuki ruangannya alangkah terkejutnya ia sudah ditunggu Dr. Davin Seorang Dokter yang ramah dan baik hati kepada semua pasiennya
Perasaan Rania memikat hati, jantungnya berdetak lebih cepat merasakan rasa yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. “Dengan nama Rania ya? Silahkan duduk”ucap Dr. Davin dengan ramah dan lembut-Rania pun mengikutinya “Apa keluhan mu”tanya Dr. Davin dengan lembut - “Saya menderita sakit maag kronis Dok"jawab Rania dengan nada lemas
“Baik, Saya periksa dulu ya silahkan berbaring”ucap Dr. Davin
Rania menanggapi dan segera berbaring di bed rumah sakit.
Setelah diperiksa Dr. Davin menyuruh Rania untuk duduk kembali-“Baik ini obatnya ya Kak Rania diminum 3 kali dalam seminggu ya usahakan jangan telat minum obat ya”ucap Dr. Davin- Rania mulai merasakan jatuh cinta kepada Dr. Davin sehingga ia tidak mendengar ucapan Dokter tadi
“Kak Rania? ”tanya Dr. Davin “Oh....ya..baik Dok! ”jawab Rania
Rania pulang dengan perasaan senang dan ingin berkunjung ke RSUD lagi setelah obat nya habis
Sepekan berlalu Rania berangkat menuju ke RSUD yang pernah ia kunjungi sebelumnya. Ia menuju ruangan dan masuk kedalamnya, tapi terkejutnya Dr. Davin sedang tidak ada di ruangan itu dan ia pun menunggu kedatangannya
“Duk... duk... duk"suara langkah kaki yang penuh semangat
Rania merasa itu adalah langkah kaki Dr. Davin, Rania pun menunggu di meja kursi. “Eh.... Kak Rania sudah sembuh maag nya Kak?”tanya Dr. Davin “Iya nih Dok berkat obat Dokter maag saya udah gak kambuh lagi”jawab Rania dengan senang
Seperti biasa jantung Rania berdetak cepat sambil menatap wajah Dr. Davin “Nih persediaan obat untuk 2 bulan kedepan ya kak Ran”ucap Dr. Davin dengan lembut “Oh iya dok makasih ya”jawab Rania dengan lembut
Tetapi momen romantis datang tali sepatu Rania lepas dan dengan sengaja kaki satunya Rania menginjaknya lalu ia ingin jatuh dengan sigap Dr. Davin menangkap Rania dan disitulah suasana romantis mulai mereka saling menatap dan Rania merasakan kehangatan yang belum ia rasakan sebelumnya. Dr. Davin pun langsung melepaskannya “Maaf ya saya enggak berniat apa-apa kok cuma ingin nyelamatin kak Rania”ucap Dr. Davin “Oh ya gapapa tapi terimakasih banget udah nolongin aku tadi mungkin kalo gak ada Dokter saya bakal jatuh”jawabnya dengan nada sedikit malu