Beberapa hari ini Tasya mengalami sedikit kelonggaran pekerjaan. Papanya sedang mengurangi pelatihan Tasya begitupula Reyna yang meminta Tasya tidak perlu terlalu banyak memikirkan toko dulu. Tasya yang biasa banyak bekerja sedikit merasa kurang nyaman karena hal ini, meski alasannya adalah agar dirinya fokus pada persiapan pernikahan yang waktunya singkat. Bukan hanya Tasya, Kasya pun mengalami hal yang sama. Beberapa pasiennya mendadak dipindahkan ke dokter lain atas permintaan Papanya. Saat ini Kasya dan Tasya sedang duduk berdua di sebuah kafe, mereka baru saja selesai menemui wedding organizer yang akan mengatur acara pernikahan mereka. Tasya menopang dagu dengan tangan kanan, tangan kirinya mengaduk minumannya. "Kamu kenapa?" Kasya menatap heran Tasya, "Lagi kurang enak badan? K

