Tasya memasang wajah sebalnya sambil duduk di sofa ruangan Revan. Saat tiba tadi, Revan mengatakan bahwa klien yang mau bertemu dengan mereka menunda pertemuan hingga besok dengan alasan yang tidak disebutkan. "Padahal aku udah sengaja beresin semua kerjaan di sini, lalu buru-buru beres-beres di rumah biar ngga telat malah ngga jadi!" Keluhnya. Revan tersenyum dari balik meja kerjanya, "Sudah, mau bagaimana lagi? Mungkin memang sedang ada masalah mendesak sehingga tidak dapat bertemu dengan kita. Begini saja, karena kamu sudah menyelesaikan pekerjaanmu, aku izinkan kamu mengunjungi Kasya di rumah sakit. Kamu mau?" Mendadak wajah Tasya berubah cerah, "Boleh kak?" "Sebenarnya kamu tidak terlalu perlu izin dariku karena saat ini kamu atasanku Sya, tapi karena sebagai atasan kamu justru ti

