Sejak dinyatakan hamil, Tasya benar-benar mengurangi jatah pekerjaan Reyna. Sepupunya itu dilarangnya bolak-balik naik turun tangga. Reyna hanya boleh bekerja di balik meja, dan itupun harus sesekali beristirahat. Tasya pun rajin membawakan Reyna makanan yang baik untuk ibu hamil muda. "Lo udah kayak suami gue Sya kayak gini." Reyna menatap Tasya yang baru saja memberinya sekotak makanan berisi potongan buah. "Padahal dokter bilang kandungan gue cukup kuat." "Tapi kan tetap harus dijaga Rey, namanya juga hamil muda." "Iya deh iya." Reyna memilih mengalah, tidak ingin berdebat. Tasya masih sering ke kantornya jika Kenan membutuhkan bantuannya. Adam pun lebih rajin datang ke toko jika makan siang agar istrinya tidak ke mana-mana. "Kayaknya lo harus cari asisten baru deh Sya." Tasya men

