"Ada apa Sya?" Leon masuk ke dalam ruangan dan duduk di hadapan Tasya. "Antar gue ketemu Sivia." "Lo serius?" "Iya Yon, gue serius." "Mau apa sama dia?" "Tadi Kak Revan bilang kalau Sivia mau ketemu sama gue berdua aja di kafe yang ngga jauh dari sini, jadi gue minta lo antar gue ke sana." "Dia ngga mau lo bareng Mas Revan." "Yah begitulah." "Apa maunya tuh orang sih?" Tasya mengangkat sekilas bahunya. "Dan lo setuju aja diajak ketemu berdua?" "Kan kalian yang minta gue buat bersikap normal? Bukannya kalau gue nolak justru dia curiga?" "Iya juga, lo benar. Ya udah gue temani lo ke sana, gue akan pantau dari jauh." "Iya." Tasya membawa beberapa barang yang ia perlukan lalu mengikuti Leon keluar dari kantor. Tidak butuh waktu lama untuk tiba di tujuan karena jaraknya yang tida

