68 - Terima Kasih

2070 Kata

Tasya merenggangkan tubuhnya setelah menyelesaikan pekerjaan yang diminta Kenan untuk ia selesaikan. Papanya sedang bertemu klien dan Tasya diminta mengerjakan beberapa hal di ruangan Papanya itu. Sekitar dua jam duduk di depan laptop cukup membuat tubuhnya pegal. Tasya berdiri dari kursi kerja Kenan dan berjalan ke arah pintu ruangan. "Eh?!" Tasya sedikit terkejut saat membuka pintu ruangan ternyata ada Revan di sana sedang berdiri dan mengangkat tangan untuk bersiap mengetuk. Revan segera menurunkan tangannya, "Sya? Kamu mau keluar?" "Tadinya sih kak, ada apa memangnya?" Tasya menatap tangan Revan yang lain di samping tubuh pria itu sedang menggenggam sebuah map. "Ini, ada beberapa berkas yang katanya harus kamu rapikan, barusan Pak Bos hubungi aku. Sore nanti akan ada rapat, jadi i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN