Tasya terbangun karena ada sosok yang memeluk tubuhnya erat. Posisi tidur Tasya menyamping dengan sepasang lengan memeluk pinggangnya, sosok itu memeluknya dari belakang. Perlahan Tasya membuka mata, melihat tangan yang melingkar dipinggangnya dan menoleh ke belakang, ke arah pelakunya yang kini melonggarkan pelukan dan menatap Tasya dengan senyum sumringah. "Selamat ulang tahun kakak iparku tersayang." Tasya tersenyum dengan kesadaran yang mulai terkumpul, "Makasih Len." Helen melepas pelukan dan duduk di kasur, "Kakak masih ngantuk? Mau lanjut tidur dulu sebentar?" "Kayaknya aku masih harus mengumpulkan nyawa dulu ini," Tasya mengubah posisi berbaringnya menjadi terlentang, matanya kembali terpejam. "Kalau gitu aku mau mandi dulu, setelah itu kakak ya kalau udah bangun. Habis ini k

