"Gimana Sya? Udah betah jadi Bu Direktur?" Tanya Angga usai makan siang. "Yah lumayan lah, lumayan banyak pusingnya." "Tapi lo mulai terbiasa kan?" Tanya Dilon. "Yah bisa dibilang begitu." "By the way, lo belum ada tanda-tanda bakal punya momongan Sya?" Angga kembali bertanya. Tasya menyeruput sejenak minumannya, "Belum ada sih, doain aja segera dikasih Ga." Lalu mengusap sekilas perutnya. "Ngga perlu buru-buru," Sela Kasya, "Mungkin sekarang dikasih kesempatan buat pacaran dulu, lagian gue sama Tasya sebelum menikah ngga pakai pacaran langsung tunangan lalu menikah, jadi nikmati aja dulu masa-masa berdua, yang penting udah halal." Kasya mengerling sekilas pada Tasya membuat pipi Tasya merona. Angga berdecak sebal, "Sopan bener lo ya bikin yang jomblo iri?!" "Lha, memangnya yang ke

