Tidak dapat dipungkiri bahwa Tasya masih cukup terganggu akan paket yang diterimanya kemarin. Seharian ini dirinya sedikit kurang fokus bekerja, Reyna sampai menawarkan diri membantu lebih dari biasanya agar Tasya dapat menenangkan pikirannya. "Lo kalau mau, pulang aja Sya, gapapa, gue bisa kok tangani toko dibantu karyawan yang lain," Ujar Reyna melihat Tasya yang terlihat kurang semangat dibalik meja kerjanya. "Gue ngga apa-apa kok Rey, hanya butuh istirahat sebentar." "Gue tau kalau lo lagi kenapa-kenapa Sya. Gue juga masih syok soal kemarin apalagi lo Sya, jadi gue bisa paham kondisi lo sekarang." Tasya menghela nafas, "Memangnya gue ada salah apa sih Rey sampai ada yang memusuhi gue seperti ini? Apa gue pernah buat salah yang ngga gue sadar ya Rey?" "Sya, semua manusia itu pasti

