“Saya gaji kalian bukan buat leha-leha, bukan buat molor kasih laporan atau yang lainnya. Kalian niat kerja nggak sih?!” “Ma-maaf, Pak. Laporan sebentar lagi selesai kok. Bapak jangan khawatir.” Jawabnya takut-takut. “Saya tunggu. Kalo sampe nggak tepat waktu, serahkan laporanmu beserta surat pengunduran dirimu.” Kataku tegas yang membuat mereka langsung diam membisu. Mereka menunduk. Mungkin mendumel atau menyumpahiku. Biarlah, aku nggak peduli. Aku duduk dengan malas di kursi ini. Rasanya malas sekali ke kantor. Inginku adalah di rumah, tidur dan melupakan semua kenangan buruk yang semalam menimpaku. Tapi nyatanya pekerjaan kantorlah yang memaksaku berada di sini. Melelahkan. Sebagai bos pun aku nggak bisa bolos di saat aku membutuhkan waktu sendirian. Beginilah hasilnya ketika orang

