62. Pergi

1517 Kata

Tubuh Snow melemas. Kaki yang semula tegak, kini mulai terkulai. Kedua tangan Snow harus berpegangan pada sofa agar badannya tidak limbung. Sambil berusaha kuat, Snow kembali menatap mata Raffa lekat-lekat. "Kenapa harus ditutup-tutupi dari aku?" tanya Snow. "Aku bisa jelasin masalah ini, Snow." "Ok, jelasin." "Aku beneran nggak temenan sama Leo. Aku emang pernah ketemu dia. Tapi cuma beberapa kali, dan itu pun cuma ngobrol biasa," terang Raffa. "Beberapa kali?" Kedua mata Snow menyipit dan sedikit melirik. Pertemuan yang lebih dari satu kali sepertinya sudah cukup membuat Snow yakin kalau apa yang selama ini dikatakan Alex memang benar adanya. Raffa adalah pihak yang tidak jujur. "Strawberry, please. Ini nggak kayak yang kamu pikir," ucap Raffa. "Terus semua ini apa?" tanya Snow

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN