bc

Juara Kedua

book_age18+
222
IKUTI
1.3K
BACA
love-triangle
sex
badboy
goodgirl
drama
sweet
bxg
office/work place
colleagues to lovers
friends with benefits
like
intro-logo
Uraian

Sasya, cewek yang punya trauma dengan mantan pacarnya yang c***l semasa kuliah. Yogi, cowok yang dulunya bad boy most wanted tapi sekarang 'katanya' sudah taubat. Mereka dipertemukan sebagai rekan jurnalis kantor media berita dan menjadikan mereka sepasang sahabat yang saling melengkapi, terutama hasrat seksual, sebagai FWB (Friends With Benefits). Namun mereka harus menjaga perasaan pasangan masing-masing disaat benih-benih cinta mulai tumbuh di antara mereka berdua. #officeromance

"Yogi itu mendekati sempurna, cocok dibawa ke kondangan tapi nggak cocok dibawa ke KUA. Sekalinya bad boy tetap bad boy! Gue bakal tetap milih tunangan gue buat jadi pasangan hidup. Well tapi Yogi sahabat yang satu frekuensi banget sama gue, selalu ada buat gue apalagi disaat trauma gue muncul, gue sayang banget sama dia." -Sasya, Jurnalis-

"Sasya itu cewek pertama yang bikin gue khilaf jadi bad boy lagi, setelah pacar gue berhasil mengubah gue jadi good guy. Sasya's beauty-body-intelligence are above everything, sampe gue nggak bisa lirik cewek lain selain dia. Tapi gue harus setia dong sama pacar gue, biarpun pacar gue itu berubah sombong dan friendzone sama Sasya kaya gini cukup menyiksa. Yes, gue udah naksir Sasya sejak awal kita bertemu." -Yogi, Jurnalis-

chap-preview
Pratinjau gratis
Prolog
Juara Kedua - Fiersa Besari Berapa banyak lagi cemburu? Berapa banyak bual? Terhanyut menepis realita. Kau bukanlah milikku. Aku pilihan, kaulah jawaban. Jelaskan arti adil. Tolong menetap utuh karena. Aku letih berbagi. Mampukah kekasihmu setangguh aku? Menunggu tapi tak ditunggu. Bertahan tapi tak ditahan (Reff) Sampai kapan kau mau begini. Menjalani kisah rahasia? Tak sadarkah di balik senyuman. Sungguh 'ku terluka? Jika kau tidak bisa pastikan. Sudahlah, aku mengalah saja Kau adalah pemenang walaupun Aku juara kedua Pada sebuah titik bifurkasi. Sudikah kau mengerti? Aku ingin cuma ada kita. Tanpa dustai dia. Mampukah kekasihmu setangguh aku? Menunggu tapi tak ditunggu. Bertahan tapi tak ditahan. (back to reff) 'Ku memberimu yang terbaik. Mengapa dia mendapatkan. Apa yang terbaik darimu? (back to Reff) Juara Kedua *** “Sasya ... “ Ucapan lembut seorang laki-laki menembus lubang telinga seorang wanita bernama Sasya. Sasya menoleh, menatap laki-laki itu, pandangan mata mereka saling berjumpa. Dua sejoli yang saling mencinta dalam diam dan hanya bisa sebatas rekan kerja, duduk di kursi berbahan kayu di rooftop gedung pencakar langit tempat mereka bekerja. Dipertemukan bahkan sejak awal mereka interview rekrutmen, dalam kondisi yang menyulitkan mereka untuk bersatu. “Kenapa, Yogi?” Suara Sasya memecah fokus laki-laki bernama Yogi itu yang sedari tadi menikmati keindahan seseorang yang dia tatap. Kemudian Yogi angkat bicara, “Apa yang bakal lo lakuin kalo pacar lo udah nggak peduli lagi sama lo? Udah ngerasa dirinya prestisius, sombong, nggak butuh lo lagi? Beda sama waktu awal-awal pacaran, lo masih mau pertahanin dia?” Sasya berpikir, “Ya gue minta penjelasan dulu ke dia, kenapa bisa begitu. Mungkin ada alasan yang jelas?” “Terus kalo disaat itu juga lo tertarik sama orang lain gimana? Orang baru yang selalu isi ruang kepala dan hati lo? Tetep berusaha minta penjelasan buat pertahanin hubungan kalian?” “Apaan sih lo nyuruh gue mikir gini?” Sasya tertawa, “Kalo udah ngerasa nggak nyaman, ya tinggalin. Tapi pake cara baik-baik, jangan lo selingkuh hati.” Yogi meringis lalu bergumam, “Selingkuh hati ya.” Sasya mendekatkan wajahnya pada Yogi, “Masih mending kan daripada lo jadi cewek terus diperlakuin kasar secara seksual sama mantan pacar lo sampe bikin lo trauma.” Air muka Sasya berubah lesu, “Itu nggak bisa pake cara baik-baik, maafin pun susah.” Sedikit ragu, Yogi membelai rambut Sasya untuk mencoba menenangkannya, dan membiarkan gadis itu bersandar di bahunya. Karena rooftop ini jarang dikunjungi orang, mereka berdua sedikit bebas. “Gue harap nanti bakal ada cowok yang bisa atasin trauma gue, satu hobi soal buku sama gue, dan ngelamar gue tanpa babibu. Karena gue nggak mau pacaran cuma buat main-main sampe disakitin lagi.” Mendengar kriteria Sasya, Yogi mengernyitkan dahi, dia tidak suka buku dan dia tidak cepat ingin menikah. “Tapi Sya, cowok yang langsung ngelamar nggak ngejamin dia baik atau nggak, tulus atau nggak, kalo ternyata dia jahat?” Sasya meringis dan bangun dari bahu Yogi, “Nggak tau lah. Gue nggak jadi mikir ke sana-sana dulu. Turun yuk, jam dua kita mesti ke Kemendikbud buat interview Bapak Menteri di sana nanti sore. Lo juga kan?” Yogi tersenyum lebar yang kemudian berjalan di samping Sasya untuk memulai pekerjaan mereka sebagai seorang jurnalis. Mereka berharap selalu bisa bersama berjalan berdampingan seperti ini.

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Beautiful Pain

read
13.7K
bc

DIHAMILI PAKSA Duda Mafia Anak 1

read
41.6K
bc

Tersesat yang Nikmat

read
22.8K
bc

Putri Korban dan Janji Gelap Sang CEO

read
5.2K
bc

Revenge

read
35.9K
bc

Marriage of Revenge

read
29.5K
bc

I Love You Dad

read
294.7K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook