40. Salahnya

1114 Kata

"Habis dari mana Cyn?" tanya Papi sesaat Cyn baru memasuki rumah. "Abis liat TK pi terus ke bengkel Mas Gio," ujar Cyn dengan nada cicit di akhir kalimat. "Gio?" O-ow, Cyn tahu firasat apa ini. "Ikut Papi sebentar yuk, ngobrol." KAN! "Okee," ucap Cyn sesantai mungkin. "Kayaknya emang udah harus bilang deh," cicit Cyn sangat kecil. Papi sudah duduk di kursi kebesarannya dan Cyn tentu saja di sofa. Rasanya dirinya ingin cepat bersih-bersih dan tidur. Oh tentu dia akan memeluki anaknya hingga anak itu marah. "Jadi?" pancing Papi. "Gio itu apa ya? Aku sepakat buat deket sama dia. I know apa yang Papi khawatirin. Aku akan berhati-hati," ujar Cyn memandang Papinya. "Papi ngga nyangka udah punya cucu artinya Papi udah tua banget. Papi ngga bisa jagain kamu, Mami sama Sabian ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN