51. Numero uno

1832 Kata

“Wih pantes aja Gio tergila-gila,” ucap salah satu teman Gio yang memakai baju kerah putih. Mereka tertawa dan memandang Cyn kagum. Cyn terlihat kikuk, “hah nggak.” Entah dia jawab apa sekarang dirinya malu. Gio memegang tangan Cyn di pangkuan wanita itu, “Paling utama mah baik, kebetulan juga dapet bonus yang cantik banget gini,” ujar Gio kalem. “Halah bisaan,” ujar salah satu wanita yang Cyn lupa namanya siapa. Cyn hanya tersenyum kaku, tahu kalau itu hanya bercandaan. Cyn sedikit melirik Luna yang tidak suka dirinya dibicarakan oleh teman-teman Gio atau karna dirinya tidak bisa disebelah Gio? “Kuku kamu kenapa begini?” ujar Cyn melihat tangan Gio di pangkuannya. “Kenapa emangnya?” ikut menoleh ke arah yang ditunjuk Cyn. “Oh lupa potong, ini jadi begini juga kelamaan di bengkel,”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN