Kemarahan

1242 Kata

Mobil Arkan telah terparkir di garasi rumah miliknya, ia turun lalu membuka pintu samping kemudi sebelum menarik napas pelan, raut wajahnya kian sulit di tebak. Karena pikiran lelaki itu sedang berkecambuk hebat. Yang lebih dulu harus ia lakukan adalah membawa wanita di kursi penumpang mobilnya masuk ke dalam rumah agar wanita itu bisa sedikit beristirahat. Saat pintu rumah itu terbuka, wajah terkejut Nayla sang adik menatap tepat kearahnya atau lebih dominan pada sosok tidak sadarkan diri dalam gendongannya. Mulut sang adik sedikit menganga dengan mata membola lebar. Belum sempat mulut Nayla sang adik protes, ia sudah lebih dulu di intrupsi oleh sang kakak dengan wajah lelahnya membuat perempuan yang sedang menjalani masa-masa kuliah itu mengatupkan bibirnya rapat. "Nayla." Yang di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN